< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=485664114973494&ev=PageView&noscript=1" />
Waspada penipuan, hati-hati dengan website/pihak lain yang mengatasnamakan PT. Victory International Futures
Market Review

NEWS & ANALYSIS / Market Review

Dollar diperdagangkan melemah pada Kamis (12/11) setelah pidato Ketua The Fed Janet Yellen. Enggan menyinggung topik yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga, pidato Yellen memicu keraguan tentang kenaikan suku bunga pada bulan Desember.

Pun demikian Presiden Richmond Fed Jeffrey Lacker, tidak membahas tentang suku bunga dalam pidatonya. Dollar yang cenderung menguat sejak rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) pekan lalu pun terkoreksi dan melemah versus sejumlah mata uang rival.

Read more...

Libur nasional Hari Veteran AS menjadi faktor yang memicu terkoreksinya dollar pada perdagangan Rabu (11/11). Absennya data dan even penting dimanfaatkan untuk melakukan aksi ambil-untung (profit-taking) dari penguatan dollar akhir-akhir ini.

Dalam volume perdagangan yang terbilang tipis, dollar berbalik melemah versus rival-rivalnya.

Penguatan paling menonjol ditunjukkan pound sterling. Terbantu data tingkat pengangguran yang turun menjadi 5,3 persen di triwulan September, terendah sejak April 2008, pound membukukan gain 0,63 persen dengan ditutup di 1.5212 terhadap dollar.

Read more...

Euro kembali tertekan, sempat menyentuh level terendah baru dalam tujuh bulan pada perdagangan Selasa (10/11), terkait pernyataan yang dilontarkan pejabat The Fed.

Presiden Boston Fed Eric Rosengren menyuarakan dukungannya untuk menaikkan suku bunga di bulan Desember, sepanjang perekonomian berlanjut membaik. Rosengren sendiri baru akan menjadi anggota voting FOMC pada Januari tahun depan.

Di sisi lain, Reuters memberitakan ECB bisa kembali memangkas suku bunga deposito yang saat ini sudah di level negatif pada pertemuan bulan Desember mendatang. Kabar ini turut memberikan tekanan bagi euro.

Read more...

Dollar terkoreksi tipis pada perdagangan Senin (9/11) di tengah minimnya data dan even penting yang dapat secara signifikan menggerakkan market. Faktor profit-taking dan penyesuaian posisi memaksa dollar mundur dari level tertinggi multi-bulannya terhadap sejumlah mata uang rival.

Sebagaimana diketahui, dollar sebelumnya menguat tajam setelah rilis laporan ketenagakerjaan AS yang jauh lebih positif dari prakiraan pada hari Jumat lalu.

Read more...

Dollar melonjak menguat tajam pada perdagangan Jumat (6/11) setelah rilis data ketenagakerjaan AS yang jauh lebih bagus dari prakiraan.

Diprediksikan meningkat hanya sekitar 181.000, data Non-Farm Payrolls (NFP) AS menunjukkan perekonomian AS menambah 271.000 pekerjaan di bulan Oktober. Sementara angka aktual data bulan September direvisi turun menjadi 137.000 dari semula 142.000.

Read more...

VIF Events and Promo

Pembaharuan Kerjasama Futures Trading Learning Cen…

PT. Victory International Futures (VIF) cabang Malang melakukan Pembaharuan Kerjasama Futures Tradin...

Kerjasama VIF Dharmala 7 dan Radio Smart FM 88.9

Terhitung sejak tanggal 23 Agustus lalu hingga 12 September 2017, PT. Victory Internasional Futures ...

VIF Peringati 72 Tahun Kemerdekaan RI

Memperingati 72 tahun Kemerdekaan RI, PT. Victory International Futures menyelenggarakan Turnamen Fu...

Bappebti Adakan Pelatihan Teknis Penyediaan dan Pe…

Kamis, 20 April 2017 lalu, Bappebti menyelenggarakan Pelatihan Teknis Penyediaan dan Pengembangan In...

PalComTech JobFair 2017

PT. VIF Cabang Palembang akan berpartisipasi dalam even Seminar Karir dan Bursa Kerja PalComTech 201...