< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=485664114973494&ev=PageView&noscript=1" />
Waspada penipuan, hati-hati dengan website/pihak lain yang mengatasnamakan PT. Victory International Futures
Market Review

NEWS & ANALYSIS / Market Review

Dollar berlanjut melemah pada perdagangan Kamis (22/9), meneruskan sentimen negatif pasca-keputusan The Fed.

Sejalan dengan ekspektasi pasar, The Fed mempertahankan suku bunganya pada rapat kali ini. Namun, The Fed juga memangkas proyeksi kenaikan suku bunga pada tahun depan dan 2018 mendatang. Prediksi kenaikan suku bunga The Fed jangka panjang turun dari semula 3,0 persen menjadi 2,9 persen.

Sementara itu, Ketua The Fed Janet Yellen juga kembali hanya memberikan sinyal bahwa suku bunga masih mungkin naik tahun ini. Keyakinan Yellen berdasarkan indikasi membaiknya perekonomian dan tetap kuatnya pasar kerja.

Read more...

Minim data dan even yang dapat menggerakkan market secara signifikan, dollar berbalik melemah pada perdagangan Senin (19/9). Perhatian para pelaku pasar sendiri tertuju pada agenda rapat kebijakan Bank Sentral Jepang (BOJ) dan The Fed pekan ini.

Dollar sebelumnya mendapatkan support dari data inflasi harga konsumen (CPI) AS Jumat lalu yang menunjukkan peningkatan melebihi prakiraan. Performa positif data memberikan tambahan optimisme mengenai kemungkinan naiknya suku bunga The Fed tahun ini

Namun, hingga para pelaku pasar mendapatkan kejelasan tentang hal ini, ruang gerak dollar terbatas. Indikasi kenaikan suku bunga secara bertahap bahkan akan cenderung melemahkan dollar.

Read more...

Pound sterling tumbang pada perdagangan Jumat (16/9), terkoreksi tajam versus dollar.

Di satu sisi, pound masih tertekan keputusan Bank Sentral Inggris (BOE) yang pada Kamis lalu memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneternya. Namun, BOE juga mengindikasikan kemungkinan pemangkasan suku bunga paling cepat pada bulan November mendatang, jika situasi memungkinkan.

Di pihak lain, dollar mendapatkan support dari data inflasi harga konsumen (CPI) AS yang menunjukkan peningkatan melebihi prakiraan.

Read more...

Dollar melemah cukup tajam terhadap yen pada perdagangan Senin (12/9), tertekan pernyataan bernada dovish yang dilontarkan petinggi The Fed.

Lael Brainard, anggota dewan Gubernur The Fed, mengatakan bank sentral jangan terlalu cepat menghapus support bagi perekonomian AS dalam kaitannya dengan potensi melambatnya pasar kerja dan perekonomian dunia.

Sebagai anggota voting FOMC tahun ini, suara Brainard cukup berpengaruh, terutama karena pidatonya semalam adalah agenda pidato terakhir petinggi The Fed menjelang rapat kebijakan tanggal 20-21 September mendatang.

Read more...

Ekspektasi naiknya suku bunga The Fed kembali mendapatkan pukulan berat sehingga memicu melemah tajamnya dollar pada perdagangan Selasa (6/9).

Data yang dirilis ISM semalam menunjukkan indeks aktivitas sektor jasa AS mengalami penurunan dari 55,5 menjadi 51,4 untuk bulan Agustus. Angka tersebut tercatat sebagai yang terendah sejak 2010.

Sektor jasa adalah pilar utama perekonomian AS karena mayoritas penduduknya bekerja di bidang usaha berorientasi jasa. Indikasi melambatnya sektor ini pun tak pelak dikhawatirkan dapat memaksa The Fed menunda rencana kenaikan suku bunganya.

Read more...

VIF Events and Promo

VIF Peringati 72 Tahun Kemerdekaan RI

Memperingati 72 tahun Kemerdekaan RI, PT. Victory International Futures menyelenggarakan Turnamen Fu...

Bappebti Adakan Pelatihan Teknis Penyediaan dan Pe…

Kamis, 20 April 2017 lalu, Bappebti menyelenggarakan Pelatihan Teknis Penyediaan dan Pengembangan In...

PalComTech JobFair 2017

PT. VIF Cabang Palembang akan berpartisipasi dalam even Seminar Karir dan Bursa Kerja PalComTech 201...

Gathering Nasabah VIF cabang Mataram

PT. Victory International Futures cabang Mataram pada tanggal 17 Februari 2017 mengadakan Gathering ...

Kompetisi Demo Trading Multilateral ICDX

Pada tanggal 23–24 November 2016 yang lalu, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI)...