< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=485664114973494&ev=PageView&noscript=1" />
Waspada penipuan, hati-hati dengan website/pihak lain yang mengatasnamakan PT. Victory International Futures
Market Review

NEWS & ANALYSIS / Market Review

Menjelang pertemuan AS-Jepang, dollar menguat tajam terhadap yen pada perdagangan Kamis (8/2). PM Jepang Shinzo Abe dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump hari ini waktu setempat.

Pertemuan ke duanya akan menjadi pusat perhatian para pelaku pasar. Terutama setelah Trump menuduh pemerintah Jepang telah dengan sengaja mempengaruhi pasar keuangan dan nilai tukar yen guna membantu eksportirnya mengalahkan perusahaan-perusahaan AS.

Read more...

Aksi beli teknikal membantu dollar menguat pada perdagangan Selasa (7/2). Dari sisi fundamental, sentimen positif bagi dollar juga datang dari pernyataan bernada hawkish yang dilontarkan petinggi The Fed.

Presiden Philadelphia Fed Patrick Harker menjaga kemungkinan naiknya suku bunga pada bulan Maret mendatang. Dalam pidatonya di San Diego kemarin, Harker juga menegaskan kembali dukungannya mengenai rencana tiga kali kenaikan suku bunga tahun ini.

Di pihak lain, euro tertekan oleh pernyataan Presiden ECB Mario Draghi Senin lalu. Menurut Draghi, dukungan kebijakan moneter masih dibutuhkan dan karenanya masih terlalu dini untuk mulai mengurangi program pembelian obligasi.

Read more...

Meski meningkat melebihi ekspektasi, detil data Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang mengecewakan memaksa dollar melepas kembali gain yang sempat dikumpulkannya pada perdagangan Jumat (3/2).

Untuk bulan Januari, perekonomian AS dilaporkan menambah 227 ribu pekerjaan, lebih banyak daripada kisaran angka 170 ribu yang diprediksikan para analis dan ekonom. Namun peningkatan tersebut dibarengi dengan naiknya pula tingkat pengangguran dari 4,7 persen menjadi 4,8 persen.

Sementara rata-rata penghasilan per jam naik hanya 0,1 persen, lebih rendah dari prakiraan pasar.

Read more...

Dollar berhasil rebound versus sejumlah mata uang rival pada perdagangan Kamis (2/2). Gain dollar terkait tumbuhnya kembali optimisme terhadap dollar, meskipun dalam beberapa hari terakhir tertekan oleh pernyataan-pernyataan Presiden AS Donald Trump.

Sempat menguat saat Trump dipastikan memenangkan pilpres, dollar berangsur melemah kemudian seiring belum pastinya arah kebijakan ekonomi Trump. Tekanan bagi dollar kian menghebat setelah Trump bahkan mengatakan nilai tukar dollar terlalu kuat dan buruk bagi daya saing ekspor AS.

Read more...

Dollar melemah mengawali perdagangan pekan ini dengan melemah terhadap sejumlah mata uang rival. Sentimen negatif datang pasca-pelantikan Donald Trump sebagai presiden ke-45 AS pada Jumat (20/1).

Dalam pidato pertamanya sebagai presiden, Trump gagal memberikan petunjuk yang lebih jelas seputar kebijakan ekonomi yang akan dijalankan pemerintahannya. Lebih dari itu, pelantikannya pun diwarnai aksi unjuk rasa ratusan ribu demonstran di sejumlah kota.

Read more...

VIF Events and Promo

Bappebti Adakan Pelatihan Teknis Penyediaan dan Pe…

Kamis, 20 April 2017 lalu, Bappebti menyelenggarakan Pelatihan Teknis Penyediaan dan Pengembangan In...

PalComTech JobFair 2017

PT. VIF Cabang Palembang akan berpartisipasi dalam even Seminar Karir dan Bursa Kerja PalComTech 201...

Gathering Nasabah VIF cabang Mataram

PT. Victory International Futures cabang Mataram pada tanggal 17 Februari 2017 mengadakan Gathering ...

Kompetisi Demo Trading Multilateral ICDX

Pada tanggal 23–24 November 2016 yang lalu, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI)...

Job Fair UNTAG 2016

PT. VIF Cabang Semarang turut serta dalam Job Fair yang diadakan oleh UNTAG Semarang pada tanggal 11...