< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=485664114973494&ev=PageView&noscript=1" />
Waspada penipuan, hati-hati dengan website/pihak lain yang mengatasnamakan PT. Victory International Futures
Beginner Level

TRADING EDUCATION / Beginner

Dalam bertransaksi Pasar Berjangka (Futures Market) secara online terdapat begitu banyak istilah yang harus kita kuasai supaya kita benar-benar paham dan dapat menyusun strategi dalam bertransaksi. Istilah-istilah tersebut adalah :

1.      Trader

Pelaku transaksi Pasar Berjangka.

2.      Broker

Perantara transaksi Pasar Berjangka. Seorang Trader selalu menggunakan jasa broker dalam melaksanakan transaksi di Pasar Berjangka.

3.      Komoditi

Obyek yang diperdagangkan. Contohnya : Emas (XAUUSD), Silver (XAGUSD), Indeks Saham (Hangseng, Nikkei, Kospi), Mata Uang Asing (GBPUSD, EURUSD, USDJPY, dll).

4.      Order

Permintaan transaksi. Order ada dua macam, yaitu order beli (buy) dan order jual (sell).  Contoh : Jika kita ingin posisi beli Emas, maka kita posisi buy XAUUSD. Tapi, jika kita ingin posisi jual emas, maka kita posisi sell XAUUSD.

5.      Bid / Ask

Pasangan harga jual/beli. Jika kita ingin posisi jual, maka kita menggunakan harga Bid. Jika kita ingin posisi beli, maka kita menggunakan harga Ask. Contoh : Harga GBPUSD 1.5250/03, artinya, Jika kita ingin menjual GBPUSD, maka menggunakan harga Bid 1.5250 dan jika kita ingin membeli GBPUSD, maka menggunakan harga Ask 1.5253.

6.      Spread

Selisih antara harga jual dan harga beli. Contoh : Harga GBPUSD 1.5250/03, artinya selisih antara harga jual dan beli adalah 3 pips.

7.      Account

Rekening. Ada beberapa jenis account dalam transaksi Derrivative Market, yaitu :

-          Micro Account. Minimum transaksi adalah 0.01 lot.

-          Mini Account. Minimum transaksi adalah 0.1 lot.

-          Reguler Account. Minimum transaksi adalah 1 lot.

Perlu kita ketahui juga bahwa dalam transaksi online, terdapat dua istilah lain, yaitu :

-          Demo Account. Transaksi yang dilakukan menggunakan dana simulasi.

-          Real Account. Transaksi yang dilakukan menggunakan dana real.

8.      Deposit

Jumlah dana yang kita setorkan ke account nasabah.

9.      Equity

Jumlah dana yang siap untuk dijadikan margin atau jaminan.

10.  Open Position

Transaksi yang sedang berjalan. Contoh : kita melakukan buy XAUUSD $1,600.00 sebesar 1 lot. Artinya, kita memiliki open position buy XAUUSD sebesar 1 lot di $1,600.00.

11.  Floating

Potensi untung atau rugi dari sebuah Open Position. Contoh : sell GBPUSD 1 lot di 1.5900. Harga sekarang 1.5800, artinya kita memiliki floating / potensi untung sebesar 100 pips.

12.  Close Position

Tindakan untuk menutup posisi transaksi yang kita miliki. Contoh : kita melakukan posisi sell GBPUSD 1 lot di 1.5900. Kemudian harga di 1.5850 dan kita menutup / melikuidasi posisi. Itu artinya, kita mendapatkan keuntungan 50 pips.

13.  Free Margin

Sisa dana yang kita miliki untuk dapat membuka transaksi baru selain transaksi yang sedang berjalan.

14.  Margin Call

Peringatan yang datang dari broker yang disebabkan oleh margin yang kita miliki tidak dapat digunakan untuk membuka posisi baru lagi.  

15.  Inject

Tindakan menambah dana ke account kita supaya kita dapat melakukan transaksi kembali.

16.  Take Profit

Merealisasikan keuntungan. Contoh : Jika kita memiliki posisi buy GBPUSD 1 lot di 1.5900, kemudian harga sekarang 1.5950. artinya, kita mendapatkan potensi keuntungan sebesar 50 pips. Hal tersebut belum menjadi keuntungan apabila kita tidak menutup posisi keuntungan kita. Tindakan menutup transaksi tersebut dinamakan Take Profit. Take Profit ditandai dengan bertambahnya saldo Equity kita.

17.  Stop Loss

Tindakan merealisasikan kerugian.  Contoh : Jika kita memiliki posisi buy GBPUSD 1 lot di 1.5900, kemudian harga sekarang 1.5850. artinya, kita mendapatkan potensi kerugian sebesar 50 pips. Hal tersebut belum menjadi kerugian apabila kita tidak menutup posisi kerugian kita. Tindakan menutup transaksi tersebut dinamakan Stop Loss. Stop Loss ditandai dengan berkurangnya saldo Equity kita.

18.  Swap

Bunga yang kita bayarkan atau kita dapatkan dari transaksi terbuka kita. Bunga dihitung sejak hari Senin sampai Jumat tetapi pada hari Rabu ke Kamis beban bunga tiga kali lipat, sehingga beban bunga dalam satu minggu adalah tujuh kali.

19.  Komisi

Jumlah dana yang harus kita bayarkan setiap kita melakukan transaksi.

20.  Over Night

Transaksi yang dibiarkan terbuka hingga berganti hari.

 

Sumber : Betting Forex, oleh Joko Salim S,Kom, SE

 

Dalam melakukan transaksi Derivative Market secara online muncul berbagai tipe dan karakter pelaku transaksi dalam mengambil keputusan beli dan jual. Mereka memiliki dasar-dasar analisis masing-masing dalam menentukan langkah untuk mengejar keuntungan. Secara umum ada beberapa tipe Trader, yaitu:

Read more...

Secara sederhana indikator teknikal dapat digolongkan menjadi 2 macam yaitu Trend dan Oscillator.

Indikator Trend memiliki kegunaan utama untuk mengetahui tren yang sedang terjadi dalam suatu periode tertentu. Selain itu, indikator Trend dapat juga digunakan untuk mengetahui hal lainnya seperti level support-resistance, dan lain-lain.

Moving Average - Satu contoh indikator Trend

Read more...

Trader yang sukses atau trader bukan umumnya akan berpikir lebih dari sekedar memprediksi berjam-jam mencari rumus atau prediksi yang paling tepat atau juga mengumpulkan setumpuk berita yang tidak akan pernah habis. Mereka pasti tahu bahwa pasar bergerak bebas, baik naik maupun turun. Seratus atau 500 poin adalah urusan pasar dan bukan urusan kita!

Analisa teknikal didasari oleh asumsi yang kuat bahwa harga yang ada sudah merefleksikan semua informasi yang ada. Bagi pemegang teori ini mereka mengatakan tidaklah penting apakah informasi yang didapat adalah untuk umum atau tersembunyi khusus bagi orang-orang tertentu. Jika semua informasi telah direfleksikan dalam harganya, maka investor atau trader tidak akan dapat menemukan atau mengeksploitasi informasi berita yang ada.

Read more...

Analisa Teknikal sangat populer karena banyak orang percaya bahwa histori data dari harga merupakan indikasi yang kuat untuk menganalisa pergerakan harga ke depan. Mereka yang menggunakan analisa teknikal juga percaya harga bergerak tidak secara acak, sehingga pergerakan harga dapat diprediksi baik tren maupun polanya.

Dalam bukunya, The Psychology of Technical Analysis, Tony Plummer mengatakan," Analisa Teknikal tahu bahwa harga adalah segalanya, tetapi tidak dengan nilainya." Teknikalis yang merupakan sebutan bagi orang yang melakukan analisa teknikal, adalah analisa yang mempelajari mengenai dua hal berikut ini: Apa yang terjadi dengan harganya? Apa saja histori pergerakan harganya?

Read more...

VIF Events and Promo

VIF Peringati 72 Tahun Kemerdekaan RI

Memperingati 72 tahun Kemerdekaan RI, PT. Victory International Futures menyelenggarakan Turnamen Fu...

Bappebti Adakan Pelatihan Teknis Penyediaan dan Pe…

Kamis, 20 April 2017 lalu, Bappebti menyelenggarakan Pelatihan Teknis Penyediaan dan Pengembangan In...

PalComTech JobFair 2017

PT. VIF Cabang Palembang akan berpartisipasi dalam even Seminar Karir dan Bursa Kerja PalComTech 201...

Gathering Nasabah VIF cabang Mataram

PT. Victory International Futures cabang Mataram pada tanggal 17 Februari 2017 mengadakan Gathering ...

Kompetisi Demo Trading Multilateral ICDX

Pada tanggal 23–24 November 2016 yang lalu, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI)...