< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=485664114973494&ev=PageView&noscript=1" />
Waspada penipuan, hati-hati dengan website/pihak lain yang mengatasnamakan PT. Victory International Futures
News and Analysis

Libur nasional Hari Veteran AS menjadi faktor yang memicu terkoreksinya dollar pada perdagangan Rabu (11/11). Absennya data dan even penting dimanfaatkan untuk melakukan aksi ambil-untung (profit-taking) dari penguatan dollar akhir-akhir ini.

Dalam volume perdagangan yang terbilang tipis, dollar berbalik melemah versus rival-rivalnya.

Penguatan paling menonjol ditunjukkan pound sterling. Terbantu data tingkat pengangguran yang turun menjadi 5,3 persen di triwulan September, terendah sejak April 2008, pound membukukan gain 0,63 persen dengan ditutup di 1.5212 terhadap dollar.

Read more...

Poundsterling menguat terhadap Dollar AS dengan GBPUSD diperdagangkan pada level 1.5165. GBPUSD naik 0,45% mencapai level tertinggi sementara di 1.5184.

Hari ini, Inggris akan merilis data Klaim Pengangguran yang diprediksikan akan menurun. Para analis memprediksi bahwa klaim pengangguran Inggris turun 1.600.000 orang. Sementara data bulan lalu adalah 4.600.000 orang yang mengajukan klaim pengangguran.

Indeks Rata-rata Keuntungan di Inggris diprediksikan naik dari 3% menjadi 3,2%.

Dari dua indikasi fundamental ekonomi Inggris tersebut, Poundsterling diprediksikan akan menguat hingga rilis data ekonomi tersebut.

Euro kembali tertekan, sempat menyentuh level terendah baru dalam tujuh bulan pada perdagangan Selasa (10/11), terkait pernyataan yang dilontarkan pejabat The Fed.

Presiden Boston Fed Eric Rosengren menyuarakan dukungannya untuk menaikkan suku bunga di bulan Desember, sepanjang perekonomian berlanjut membaik. Rosengren sendiri baru akan menjadi anggota voting FOMC pada Januari tahun depan.

Di sisi lain, Reuters memberitakan ECB bisa kembali memangkas suku bunga deposito yang saat ini sudah di level negatif pada pertemuan bulan Desember mendatang. Kabar ini turut memberikan tekanan bagi euro.

Read more...

Dollar terkoreksi tipis pada perdagangan Senin (9/11) di tengah minimnya data dan even penting yang dapat secara signifikan menggerakkan market. Faktor profit-taking dan penyesuaian posisi memaksa dollar mundur dari level tertinggi multi-bulannya terhadap sejumlah mata uang rival.

Sebagaimana diketahui, dollar sebelumnya menguat tajam setelah rilis laporan ketenagakerjaan AS yang jauh lebih positif dari prakiraan pada hari Jumat lalu.

Read more...

Dollar melonjak menguat tajam pada perdagangan Jumat (6/11) setelah rilis data ketenagakerjaan AS yang jauh lebih bagus dari prakiraan.

Diprediksikan meningkat hanya sekitar 181.000, data Non-Farm Payrolls (NFP) AS menunjukkan perekonomian AS menambah 271.000 pekerjaan di bulan Oktober. Sementara angka aktual data bulan September direvisi turun menjadi 137.000 dari semula 142.000.

Read more...

VIF Events and Promo

Penandatanganan MoU PT. Victory International Futu…

Penandatanganan MoU PT. Victory International Futures Cab. Yogyakarta dengan Universitas PGRI Yogyak...

Penandatanganan MoU PT. Victory International Futu…

Penandatanganan MoU PT. Victory International Futures Cab. Yogyakarta dengan Fakultas Ekonomi dan Bi...

Job Fair

PT.Victory International Futures Cab. Yogyakarta membuka kesempatan kepada anda untuk bergabung deng...